1/15/2016

Gelombang Bono Untuk Peselancar Profesional di Sungai Kampar, Riau

travel,wisata

Gelombang Bono Untuk Peselancar Profesional di Sungai Kampar, Riau. Berselancar atau surfing adalah kegiatan yang identik dengan pantai dan ombak yang menantang tapi pernahkah anda membayangkan kegiatan berselancar itu dilakukan di sungai?

Betul sekali Indonesia kita memang luar biasa, karena pada kenyataannya berselancar di sungai sungguh bukan sekedar khayalan ataupun mimpi di siang bolong, Sungai yang satu ini memang jelas sangat berbeda dan spesial karena bahkan tidak semua pantai dan laut berombak dapat di jadikan tempat berselancar.

Sungai unik dengan fenomena hadirnya gelombang (tidal bore) dahsyat yang dapat di tunggangi para peselancar handal adalah nyata adalah di sungai Kampar. Lokasinya dapat anda termukan di Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Gelombang Arus pasang air laut yang menjadikan sungai kampar kini sangat populer dan amat spesial bagi peselancar dan mendapatkan nama Gelombang Bono. Bono adalah Fenomena alam yang terjadi akibat bertemunya arus pasang air laut dengan arus pasang air sungai. Fenomena ini hanya terjadi pada waktu tertentu, yaitu saat bulan purnama setiap bulannya. Namun pada saat bulan kecil (musim pasang mati) Bono nyaris tidak ada.

Bono dapat mencapai kecepatan tertinggi hingga 40 km/jam dan bergerak dari arah Muara menuju Hulu sungai atau di awali dari pulau Muda sampai teluk Binjai di sungai Kampar, Ketinggian gelombangnya bisa mencapai 4-6 meter pada saat pasang tinggi.

travel,wisata

Gelombang Bono ini dikenal juga dengan sebutan Gelombang tujuh hantu (Seven Ghosts). Hal tersebut dikarenakan gelombang yang dihasilkan bisa mencapai 7 lapis gelombang berurutan dan bahkan menciptkan kubah dan tak jauh berbeda dengan gelombang di laut, Dan uniknya lagi adalah gelombang ini bahkan bergulung-gulung dalam waktu yang sangat lama hampir mencapai 2 jam lamanya.

Keberadaan Gelombang Bono adalah objek wisata yang terbilang masih sangat baru dan terus dikembangkan pemerintahan Riau. Karena keunikan Bono ini sangat tidak disarankan untuk peselancar pemula karena bagi peselancar profesional saja ini masih menjadi gelombang yang cukup berbahaya.

Pada 9-14 februari 2013, Bono menjadi sorotan dunia dan tercatat dalam Guinness World Records. Hal tersebut dikarenakan sungai Kampar menjadi Lokasi pemecehan Rekor berselancar terlama dan terpanjang kelas dunia dalam menunggangi gelombang Bono.

Perlu menjadi perhatian kondisi sungai Kampar saat musim pasang tinggi cukup berbahaya untuk di arungi, pergilah dengan orang yang berpengalaman dalam mengarungi sungai kampar ini. Perhitungkan waktu keberangkatan dan kondisi cuaca apabila anda ingin menyaksikan atau berselancar di atas gelombang Bono.

Gelombang Bono yang memiliki ketinggian mencapai 6 meter biasanya muncul pada kisaran bulan Agustus hingga Desember. Puncaknya pada bulan November dan Februari sedangkan untuk ketinggian sedang sekitar 2 meter dapat di jumpai bulan Januari sampai bulan Juli

travel,wisata

Untuk kebutuhan akomodasi, sesampainya di Teluk Meranti terdapat sejumlah homestay sederhana yang bisa disewa. Tarif per malam untuk penginapan terbilang terjangkau. Untuk memenuhi kebutuhan makan pun tidak terlalu sulit. Meski tidak mewah, terdapat sejumlah tempat makan dengan sajian makanan bercita rasa khas dan menggugah selera.

Sungai Kampar terletak di Desa Teluk Meranti, sebelah timur laut Pekanbaru. Dari Pekanbaru, Riau, perjalanan menuju Teluk Meranti memakan waktu sekira 6-7 jam. Pertama-tama, Anda dapat menggunakan transportasi darat dari Pekanbaru menuju Pangkalan Kerinci. Berjarak sekira 70 km, perjalanan ini dapat ditempuh sekira 2 jam. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Teluk Meranti melalui Kecamatan Bunut selama sekira 3 jam.

Selain jalur darat, perjalanan dari Pangkalan Kerinci menuju Teluk Meranti dapat menggunakan sarana transportasi air, yaitu speedboat sekira 2 jam. Dari Teluk Meranti, terdapat speedboat yang bisa disewa untuk mengantar ke Tanjung Sebayang.

Biaya sewa speedboat berkapasitas 6-8 orang adalah sekira Rp. 300.000,-. Akan tetapi, tidak semua speedboat mau mengantar Anda ke Tanjung Sebayang pada saat-saat menjelang kemunculan Bono. Pasalnya, kemunculan Bono adalah kondisi dimana Sungai Kampar cukup berbahaya untuk diarungi dan sulit diperkirakaan kondisinya.

Pengemudi speedboat (tekong) haruslah seorang yang berpengalaman, paham dan mengetahui lika-liku perjalanan serta alur sungai dan mampu ‘membaca’ keadaan arus air dan arus angin. Karena jika tidak, kondisi jalur sungai yang akan selalu berubah-ubah disebabkan perubahan dasar sungai akan sangat membahayakan.

Kemampuan membaca keadaan tersebut penting bagi para tekong dalam menjaga speedboat agar tidak kandas di dasar sungai yang dangkal. Sebab jika sampai speedboat kandas tak bisa bergerak, dikhawatirkan gelombang Bono yang tiba-tiba datang akan menerjang dan “menelan” speed boat.

No comments:

Post a Comment